when the time passed away…






         … ketika semua tercurah pada sebuah tulisan

October 22, 2008

menginstal cinta, free

Filed under: Uncategorized — bennyrossa @ 11:35 pm
Customer Service (CS) : Ya, ada yang bisa saya bantu?
Pelanggan (P) : Baik, setelah saya pertimbangkan, saya ingin menginstal cinta kasih. Bisakah anda memandu saya menyelesaikan prosesnya?
CS : Ya, saya dapat membantu anda. Anda siap melakukannya?
P : Baik, saya tidak mengerti secara teknis, tetapi saya siap untuk menginstalnya sekarang. Apa yang harus saya lakukan dahulu?
CS : Langkah pertama adalah membuka HATI anda. Tahukan anda di mana HATI anda?
P : Ya, tapi ada banyak program yang sedang aktif. Apakah saya tetap bisa menginstalnya sementara program-program tersebut aktif?
CS : Program apa saja yang sedang aktif?
P : Sebentar, saya lihat dulu, Program yang sedang aktif adalah SAKITHATI.EXE, MINDER.EXE, DENDAM.EXE dan BENCI.COM.
CS : Tidak apa-apa. CINTA-KASIH akan menghapus SAKITHATI.EXE dari system operasi Anda. Program tersebut akan tetap ada dalam memori anda, tetapi tidak lama karena akan tertimpa program lain. CINTA-KASIH akan menimpa MINDER.EXE dengan modul yang disebut PERCAYADIRI.EXE. Tetapi anda harus mematikan BENCI.COM dan DENDAM.EXE. Program tersebut akan menyebabkan CINTA-KASIH tidak terinstal secara sempurna. Dapatkah anda mematikannya?
P : Saya tidak tahu cara mematikannya. Dapatkah anda memandu saya?
CS : Dengan senang hati. Gunakan Start menu dan aktifkan MEMAAFKAN.EXE. Aktifkan program ini sesering mungkin sampai BENCI.COM dan DENDAM.EXE terhapus.
P : OK, sudah. CINTA-KASIH mulai terinstal secara otomatis. Apakah ini wajar?
CS : Ya, anda akan menerima pesan bahwa CINTA-KASIH akan terus diinstal kembali dalam HATI anda. Apakah anda melihat pesan tersebut?
P : Ya. Apakah sudah selesai terinstal?
CS : Ya, tapi ingat bahwa anda hanya punya program dasarnya saja. Anda perlu mulai menghubungkan HATI yang lain agar untuk mengupgradenya.
P : Oops. Saya mendapat pesan error. Apa yang harus saya lakukan?
CS : Apa pesannya?
P : “ERROR 412 - PROGRAM NOT RUN ON INTERNAL COMPONENT”. apa artinya?
CS : Jangan kuatir, itu masalah biasa. Artinya, program CINTA-KASIH diset untuk aktif di HATI eksternal tetapi belum bisa aktif dalam HATI internal anda. Ini adalah salah satu kerumitan pemrograman, tetapi dalam istilah non-teknis ini berarti anda harus men-”CINTA-KASIH”-i mesin anda sendiri sebelum men-”CINTA-KASIH”-i orang lain.
P : Lalu apa yang harus saya lakukan?
CS : Dapatkan anda klik pulldown direktori yang disebut “PASRAH”?
P : Ya, sudah.
CS : Bagus. Pilih file-file berikut dan salin ke direktori “MYHEART” MEMAAFKAN-DIRI-SENDIRI.DOC, dan MENYADARI-KEKURANGAN.TXT. sistem akan menimpa file-file konflik dan mulai memperbaiki program-program yang salah. Anda juga perlu mengosongkan Recycle Bin untuk memastikan program-program yang salah tidak muncul kembali.
P : Sudah. Hei! HATI saya terisi file-file baru. SENYUM.MPG aktif di monitor saya dan menandakan bahwa DAMAI.EXE dan KEPUASAN.COM dikopi ke HATI. Apakah ini wajar?
CS : Kadang-kadang. Orang lain mungkin perlu waktu untuk mendownloadnya. Jadi CINTA-KASIH telah terinstal dan aktif. Anda harus bisa menanganinya dari sini. Ada satu lagi hal yang penting.
P : Apa?
CS : CINTA-KASIH adalah freeware. Pastikan untuk memberikannya kepada orang lain yang anda temui. Mereka akan share ke orang lain dan seterusnya sampai anda akan menerimanya kembali.

October 13, 2008

mencintai dan dicintai

Filed under: Uncategorized — bennyrossa @ 10:25 pm

Kebahagian manusia ada bila ia bisa membuka mata hatinya, dan menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti dan menyadari betapa ia dicintai Kebahagian manusia ada bila ia bisa membuka mata hatinya, dan menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti dan menyadari betapa ia dicintai. Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.

Kebahagian manusia tidak dapat hadir karena tidak mau membuka hati, dan berusaha meraih apa yang tidak dapat diraih, terlalu memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri apa yang ia miliki. Keegoisan manusia yang menyebabkannya menjadi buta, keegoisan dan hanya memikirkan diri sendiri yang menyebabkan manusia tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik untuknya.

Begitu banyak sahabat yang begitu mencintai, tapi karena terlalu memilih, menilai dan menghakimi sendiri.. justru sahabat sejati menjadi semakin jauh.. Terlalu memilih sahabat membuat manusia tak dapat menyadari di depan mata ada sahabat sejati yang dibutuhkannya.

Tiap tiap manusia memiliki arti dan peranan masing masing, semua berbeda.. tidak ada yang memiliki arti yang sama persis punya peranan dan kelebihan disatu hal, tidak harus memiliki peranan dan arti dalam hal lain.. dicintai oleh satu orang belum tentu disayang oleh orang lain.

Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri, jangan beraharap dari diri manusia lain, karena orang lain dapat mengkhianati.
Kebahagiaan ada bila bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri, mau mencintai dan menerima manusia lain.
Percaya kepada Tuhan.. bersyukur bahwa manusia selalu diberikan yang terbaik… sesuai yang diperbuat manusia itu sendiri, tak perlu berkeras hati, Ia akan memberi di saat yang tepat apa yang manusiaNya butuhkan, tidak harus saat ini, masih ada esok hari.

belajar…

Filed under: Uncategorized — bennyrossa @ 10:19 pm

Saya belajar, bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya. Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai. Saya belajar, bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya
Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai.

Saya belajar, bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan
dan hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya.

Saya belajar, bahwa orang yang saya kira adalah orang yang jahat,
justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya kembali serta orang yang begitu perhatian pada saya.

Saya belajar, bahwa sahabat terbaik bersama saya dapat melakukan banyak hal dan kami selalu memiliki waktu terbaik.

Saya belajar, bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh walau dipisahkan oleh jarak yang jauh.
Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati.

Saya belajar, bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang saya inginkan, bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya.

Saya belajar, bahwa sebaik-baiknya pasangan itu,
mereka pasti pernah melukai perasaan saya dan untuk itu saya harus memaafkannya.

Saya belajar, bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain….,
kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus.

Saya belajar, bahwa tidak masalah berapa buruknya patah hati itu,
dunia tidak pernah berhenti hanya gara-gara kesedihan saya.

Saya belajar, bahwa saya tidak dapat merubah orang yg saya sayangi, t
api semua itu tergantung dari diri mereka sendiri.

Saya belajar, bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya,
tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang saya telah lakukan.

Saya belajar, bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,
tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda.

Saya belajar, bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki,
tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya.

Saya belajar, bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di dunia ini,
semua butuh proses dan pertumbuhan, kecuali saya ingin sakit hati.

Saya belajar, bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi
atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri saya.

Saya belajar, bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan berarti saya harus benci dan berlaku bengis.

Saya belajar, bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat perpisahan dengan orang yang saya cintai.

Saya belajar, bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering diambil segera dari kehidupan saya.

Selamat belajar , semoga kamu sadar.. !!

Love doesn’t make the world go round. Love is what makes the ride worth while.

October 10, 2008

semua karena anugerahNYA

Filed under: Religion — bennyrossa @ 12:56 am
“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah.” (Filipi 1:21-22)
…Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan…”(Lukas 1:38)
Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan (Filipi 1:21)
Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang dalam daging adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.(GALATIA 2:19b-20).
Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus (Filipi 3:13b-14)
Tetapi karena kasih karunia aku ada sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras daripada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.(1 korintus 15:10)
Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari segalanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus (Filipi 3:7-8)
Yang ku hendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, dimana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematiann-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati (Filipi 3:10-11)
Segala perkara dapat ku tanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku (Filipi 4:13)
Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku (1 Korintus 13:3)
Karena jika aku memberitakan injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil (1 Korintus 9:16)
Sesungguhnya aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang (1 Korintus 9:19)
Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. (1 Korintus 9:26-27)
Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat. (2 Korintus 12:9b-10)
Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh sesuatu apa pun (1 Korintus 6:12)
Tiada ku taruh di depan mataku perkara dursila, perbuatan murtad aku benci, itu takkan melekat padaku. Hati yang bengkok akan menjauh dari padaku, kejahatan aku tidak mau tahu. Orang yang sembunyi-sembunyi mengumpat temannya dia akan kubinasakan. Orang yang sombong dan tinggi hati, aku tidak suka. (mazmur 101:3-5) Amin

Surat dari SAHABAT

Filed under: Religion — bennyrossa @ 12:28 am

Sahabat-Ku yang terkasih, Aku mengasihimu. (Yohanes 15:9)

Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. (Yesaya 43:1)

Sebelum Aku menciptakan engkau, Aku telah mengenal engkau. Dan sebelum engkau lahir, Aku telah menguduskan engkau. (Yeremia 1:5)

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. (Yohanes 15:16)

Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu. (Yeremia 31:3)

Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia (Yesaya 43:4)

Masakan Aku membiarkan engkau? Kasih-Ku padamu terlalu besar. (Hosea 11:8)

Aku sangat mengasihimu hingga aku disalibkan di Kalvari. Aku mati untuk engkau, dan bila engkau percaya pada-Ku, engkau akan memperoleh kehidupan kekal. (Yohanes 3:16)

Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. Aku tak dapat melupakan engkau (Yesaya 49:15)

Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.” (Yesaya 41:13)

AKU MENYERTAI KAMU SENANTIASA SAMPAI KEPADA AKHIR ZAMAN. (Matius 28:20)

Janganlah gelisah hatimu, percayalah kepada-Ku. (Yohanes 14:1)

Akulah yang menolong engkau. (Yesaya 41:14)

Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau. Kesukaran yang kau hadapi tidak akan menghanyutkanmu. Pencobaan berat yang datang tak akan mencelakakanmu. (Yesaya 43:2)

Sekalipun engkau berjalan dalam lembah kekelaman, janganlah takut karena Aku bersamamu. Gada-Ku dan tongkat-Ku menghiburmu. Aku akan memimpinmu di jalan kebenaran.. (Mazmur 23)

Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yohanes 14:27)

Damai sejahtera yang Kuberikan padamu melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu. (Filipi 4:7)

Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan takut dan tidur dengan nyenyak. (Amsal 3:24)

Sebab Aku membiarkan engkau beristirahat dengan aman. (Mazmur 4:8)

Sebab mata-Ku tertuju pada mu dan memberikan pengharapan padamu. (Mazmur 33:18)

Engkau akan beroleh jalan masuk. Di dalam kasih karunia ini engkau berdiri dan bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. (Roma 5:2)

Aku akan memberikan sukacita dan damai sejahtera. Bukit-bukit akan bergembira dan bersorak-sorai di depanmu, dan segala pohon-pohonan di padang akan bertepuk tangan. (Yesaya 55:12)

Mungkin kamu sekarang diliputi dukacita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorangpun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu. (Yohanes 16:22)

Rambut kepalamupun terhitung semuanya, jadi jangan takut akan segala sesuatu. (Matius 10:30)

Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu. (Yesaya 54:10)

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28)

Maka datanglah sahabat-Ku terkasih, datanglah. Aku akan membawamu dalam keheningan dan Aku akan berbicara dari hati ke hati. Aku benar dan setia. Aku akan menunjukkan kasih-Ku yang tak berubah dan menjadikan engkau kepunyaan-Ku selalu. Aku akan menepati janji-Ku, dan engkau kemudian akan mengenal-Ku sebagaimana belum pernah terjadi sebelumnya. Aku adalah Aku. (Keluaran 3:14)

Aku adalah TUHAN, Allahmu (Hosea 13:4)

Sahabatmu yang setia,

Yesus

P.S.: Aku tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. (Ibrani 13:8)

October 7, 2008

BANGKIT DARI KEGAGALAN

Filed under: Religion — bennyrossa @ 11:24 pm
Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.
Amsal 24:16
Setiap kita pasti pernah mengalami kegagalan, tentunya setiap kita tidak menyukai dengan kegagalan Sehingga banyak orang yang tidak bisa menerima kenyataan kalau ia harus mengalami kegagalan. Banyak reaksi yang ditunjukkan ketika seseorang sedang dalam kegagalan mungkin ia mulai merasa pesimis serta putus asa .Padahal kita harus selalu ingat bahwa ketika kita mengalami kegagalan itu bukanlah akhir segalanya. Kalau kita menanggapi kegagalan ini dengan pikiran positif maka kegagalan merupakan langkah awal kita untuk belajar melangkah dalam mencapai kesuksesan.
Dalam hidup ini saat kita tidak pernah gagal maka kita tidak akan pernah untuk belajar lebih lagi. Sebab itu milikilah selalu semangat untuk terus bangkit karena di dalam Tuhan masih ada harapan bagi kita. Di dalam Tuhan tidak selamanya kita mengalami hal yang buruk.
Tuhan kita selalu turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah (Roma 8:28).
Jadi sebenarnya Allah tidak pernah merencanakan kegagalan bagi setiap kita dan untuk itu jangan pernah berpikir bahwa kegagalan itu datangnya dari Allah. Karena rancangan Allah adalah rancangan yang penuh dengan damai sejahtera. Dia adalah Allah yang tidak pernah gagal. Sebagai umat Allah sekalipu kita pernah mengalami kegagalan jangan pernah kita terlalu terpuruk dalam kegagalan itu, jangan pernah kita terus menyesali kegagalan kita tetapi mari kita bangkit dari yang kita alami, Hal yang seharusnya kita lakukan adalah mari kita mencari wajah Tuhan karena pada saat kita bertemu dengan Tuhan maka Tuhan akan mengubah kegagalan kita menjadi kemenangan.
Tuhan tidak pernah memandang seberapa besar kegagalan diri kita karena Ia adalah Allah yang baik dan Ia mau memulihkan keadaan kita. Jadikanlah kegagalan itu sebagai pelajaran yang berharga dan jadikanlah sebagai batu loncatan kita untuk kita menuju keberhasilan. Amin.

20 BERKAT

Filed under: refleksi — bennyrossa @ 11:23 pm
1. Mengapa saya berkata “Saya tidak bisa” jika Alkitab mengatakan bahwa saya bisa melakukan segala sesuatu di dalam Dia yang memberi kekuatan kepada saya (Fil 4:13)?
2. Mengapa saya merasa kurang jika saya tahu bahwa Allah akan memenuhi segala keperluan saya menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus (Fil 4:19)?
3. Mengapa saya harus merasa takut jika Alkitab berkata bahwa Tuhan tidak memberi saya roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, ketertiban (2 Tim 1:7)?
4. Mengapa saya harus merasa kurang iman jika saya tahu bahwa Allah telah mengaruniakan kepada saya ukuran iman tertentu (Rom12:3)?
5. Mengapa saya menjadi lemah jika Alkitab berkata bahwa Allah adalah terang dan keselamatan saya dan bahwa saya akan tetap kuat dan akan bertindak (Maz 27:1, Dan 11:32)?
6. Mengapa saya harus membiarkan iblis menang atas hidup saya jika Roh yang ada di dalam saya lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia (1 Yoh 4:4)?
7. Mengapa saya harus pasrah kalah jika Alkitab berkata bahwa Allah dalam Kristus selalu membawa kita di jalan kemenanganNya (2 Kor 2:14)?
8. Mengapa saya harus kekurangan hikmat jika Kristus sendiri telah menjadi hikmat bagi saya dan Allah akan memberi hikmat jika saya minta padaNya (1 Kor 1:30; Yak 1:5)?
9. Mengapa saya harus depresi jika saya dapat mengingat bahwa saya dapat berharap pada Allah yang kasih setiaNya tidak habis-habisNya setiap pagi (Rat 3:21-23)?
10. Mengapa saya harus kuatir, resah, dan rewel jika saya dapat menyerahkan segala kekuatiran saya pada Tuhan yang memelihara saya (1 Pet 5:7)?
11. Mengapa saya harus selalu hidup dalam beban jika saya tahu bahwa di mana ada Roh Allah, ada kemerdekaan, dan Kristus telah memerdekakan kita (2 Kor 3:17; Gal 5:1) ?
12. Mengapa saya harus merasa terhukum jika Alkitab berkata bahwa saya tidak ada lagi di bawah penghukuman sebab saya di dalam Kristus (Rom 8:1) ?
13. Mengapa saya harus merasa sendirian jika Yesus berkata Ia akan selalu menyertai saya, tidak akan membiarkan dan tak akan meninggalkan saya (Mat 28:20; Ibr 13:5)?
14. Mengapa saya harus merasa terkutuk atau merasa saya menjadi korban nasib sial jika Alkitab berkata bahwa Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum taurat sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu (Gal 3:13-14) ?
15. Mengapa saya harus merasa tidak puas dalam hidup ini jika saya,seperti Paulus, bisa belajar untuk menjadi puas dalam segala keadaan (Fil 4:11) ?
16. Mengapa saya harus merasa tidak layak jika Kristus telah dibuat menjadi dosa karena kita, supaya di dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah (2 Kor 5:21) ?
17. Mengapa saya merasa takut disiksa orang jika saya tahu bahwa jika Allah di pihak saya tidak ada yang akan melawan saya (Rom8:31) ?
18. Mengapa saya harus bingung jika Allah adalah Raja Damai dan Ia memberi saya pengetahuan melalui RohNya yang diam di dalam kita (1 Kor 14:33;2:12)
19. Mengapa saya harus terus-menerus gagal dan jatuh jika Alkitab berkata bahwa sebagai anak Allah saya lebih daripada orang-orang yang menang dalam segala hal, oleh Dia yang telah mengasihi saya (Rom8:37)?
20. Mengapa saya harus membiarkan tekanan hidup mengganggu saya jika saya dapat punya keberanian karena tahu Tuhan Yesus telah menang atas dunia dan penderitaan (Yoh 16:33)? ” Diamlah dan ketahuilah,bahwa Akulah Allah ! ” (Mazmur 46:11a)

Kisah Baut Kecil

Filed under: refleksi — bennyrossa @ 11:15 pm
Bacaan: Filipi 2:1-11
Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; - Filipi 2:3
Sebuah baut kecil bersama ribuan baut seukurannya dipasang untuk menahan lempengan-lempengan baja di lambung sebuah kapal besar. Saat melintasi samudera Hindia yang ganas, baut kecil itu terancam lepas.
Hal itu membuat ribuan baut lain terancam lepas pula. Baut-baut kecil lain berteriak menguatkan, ‘Awas! Berpeganglah erat-erat! Jika kamu lepas kami juga akan lepas!’ Teriakan itu didengar oleh lempengan-lempengan baja yang membuat mereka menyerukan hal yang sama.
Bahkan seluruh bagian kapal turut memberi dorongan semangat pada satu baut kecil itu untuk bertahan. Mereka mengingatkan bahwa baut kecil itu sangat penting bagi keselamatan kapal. Jika ia menyerah dan melepaskan pegangannya, seluruh isi kapal akan tenggelam. Dukungan itu membuat baut kecil kembali menemukan arti penting dirinya di antara komponen kapal lainnya. Dengan sekuat tenaga, ia pun berusaha tetap bertahan demi keselamatan seisi kapal.
Sayang, dunia kerja seringkali berkebalikan dengan ilustrasi di atas. Kita malah cenderung girang melihat rekan sekerja ‘jatuh’, bahkan kita akan merasa bangga apabila kita sendiri yang membuat rekan kerja gagal dalam tanggung jawabnya. Jika itu dibiarkan, artinya perpecahan sedang dimulai dan tanpa sadar kita menggali lubang kubur sendiri. Apa yang disebut gaya hidup seorang Kristen seakan tidak berlaku di tempat kerja. Padahal setiap tindakan yang kita lakukan akan selalu disorot oleh Sang Atasan. Bagaimana sikap kita dengan rekan kerja? Mungkin saat rekan kerja menghadapi masalah, kita menganggap itu risiko yang harus ia hadapi sendiri. Tapi sebagai tim, kegagalan satu orang akan selalu membawa dampak pada keseluruhan. Jadi mengapa kita harus saling menjatuhkan?
Bukankah hasilnya tentu jauh lebih baik jika kita saling mendukung dan bekerjasama menghadapi persoalan? Kristus mengajarkan bahwa kita adalah satu tubuh. Jika satu anggota mengalami masalah, yang lainnya harus mendorong dan menguatkannya. Jangan sampai masalah yang dialami rekan kerja malah membuat kita senang. Tapi baiklah kita berseru,
‘Berpeganglah erat-erat! Tanpa kamu, kami akan tenggelam!’
Kegagalan atau kesuksesan rekan sekerja akan selalu mempengaruhi diri kita juga

October 4, 2008

“Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu”

Filed under: Religion — bennyrossa @ 5:11 am

Jalan pintas” atau “budaya instant” rasanya menjiwai cukup banyak orang Indonesia , entah secara pribadi maupun organisatoris. Anak-anak sekolah, pelajar atau mahasiswa tidak atau jarang belajar tetapi ingin cepat lulus, maka lalu menyontek; muda-mudi ingin cepat-cepat menikmati hubungan seks sehingga ketika hamil lalu menggugurkan; ingin cepat makan atau minum maka pilih makanan atau minuman dalam kemasan, padahal belum tentu sehat, maka mudah sakit-sakitan; ingin segera memperoleh masukan atau pendapatan besar, maka tambang atau hutan dijual, dst.. Dampak dari semuanya itu antara lain nampak dalam (1) aneka kekayaan tambang dikuasai oleh perusahaan luar negeri dan bangsa Indonesia menjadi penonton, (2) tiadanya penghargaan terhadap penelitian-peneliti an dari pemerintah, maka para peneliti mencari sponsor beaya dari luar negeri dan dengan demikian hasil penelitian yang terjadi di Indonesia,yang pertama-tama menikmati dan memanfaatkan adalah para sponsor dari luar negeri, dst.. Karena kita kurang berani mengelola dan mengurus sendiri aneka macam kekayaan alam dan bumi maupun para pakar ilmu pengetahuan, maka aneka kekayaan alam dan bumi serta keterampilan para pakar ilmu pengetahuan ‘diambil dari tengah-tengah kita dan dinikmati oleh orang lain’. Kiranya cukup banyak pakar/ahli aneka ilmu pengetahuan, para sarjana atau doktor, karena kurang dihargai bekerja di dalam negeri maka mereka lebih senang atau memilih bekerja di luar negeri.

Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu” (Mat 21:42 -43)

Cara berpikir atau paradigma manusia memang berbeda atau bahkan sering berlawanan dengan ‘cara berpikir atau paradigma’ Tuhan. Apa yang dinilai remeh, rendah atau tak berarti dalam hidup biasa di ‘mata dunia’ atau orang yang bersikap mental materialistis adalah sangat berarti atau bermakna di dalam Tuhan. Kebenaran ini antara lain dapat dicermati di masa Libur Idul Fitri/Lebaran yang baru berlalu atau masih berlangsung saat ini, dimana para pembantu rumah tangga atau buruh dan tenaga kasar minta cuti untuk mudik. Anggota keluarga harus kerja keras untuk mengurus kebutuhan rumah tangga atau keluarga, seperti kebersihan, cucian dst.. atau terpaksa membayar mahal tenaga pengganti di masa libur ini. Berbagai sarana permainan anak-anak dan kebutuhan rumah tangga berantakan gara-gara tidak ada pembantu. Perusahaan-perusaha an dan aneka usaha produksi tutup, tidak berjalan dan berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok dll.. Dalam kesempatan dan pengalaman macam itu kiranya kita merasakan betapa pentingnya peran pembantu rumah tangga atau buruh dan tenaga kasar di dalam hidup sehari-hari.

“Batu penjuru” adalah penopang kekuatan sebuah bangunan, yang diletakkan di dasar bangunan, di dalam tanah dan kiranya tidak kelihatan . Hidup bersama kita, entah di dalam keluarga, masyarakat maupun tempat kerja bagaikan ‘bangunan’ , maka marilah mawas diri: ‘siapa atau apa’ yang menjadi ‘batu penjuru’ hidup bersama bagi kita. Kalau kita cermati hidup bersama kita kiranya yang menjadi ‘batu penjuru’ adalah cintakasih, yang harus dihayati dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi dan segenap kekuatan atau tenaga. Bukankah para pembantu rumah tangga atau buruh atau pekerja kasar yang baik dari kelemahan dan kerapuhannya telah menghayati cintakasih itu dalam kerja dan pelayanannya? Maka kami berharap dan menghimbau kepada kita semua untuk menghargai dan memperhatikan para pembantu rumah tangga, buruh atau pekerja kasar sebaik mungkin. Marilah kita lihat dan akui aneka macam keajaiban yang terjadi dalam kinerja dan pelayanan para pembantu rumah tangga, buruh atau tenaga kasar, yang berjasa berpartisipasi membangun dan merawat bangunan, entah bangunan phisik seperti gedung-gedung tinggi atau keluarga dan kantor yang cukup besar secara diam-diam.

“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu “(Flp 4:6-8)

Kita semua dipanggil untuk berpikir dengan penuh syukur tentang semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji. Rasanya apa yang kita pikirkan kemudian pasti akan kita lakukan atau usahakan, dan dengan demikian mempengaruhi atau menjiwai cara hidup dan cara bertindak kita di manapun dan kapanpun. Kami berharap dan menghimbau agar kebiasaan cara berpikir yang demikian itu terjadi dan hidup di dalam keluarga, yang menjadi sel atau inti dan dasar hidup bersama bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Jangan remehkan dan pandang rendah panggilan hidup berkeluarga. Ingat dan kenangkan, lebih-lebih bagi para suami dan isteri, ketika anda berdua masih dalam masa pacaran atau tunangan; rasa apa yang diserukan Paulus di atas untuk memikirkan semua yang benar, semua yang mulia, dst.. pernah terjadi dan hidup dalam diri anda berdua. Maka hendaknya cara berpikir itu terus diperdalam, dikembangkan dan disebarluaskan di dalam hidup berkeluarga.

Berpikir tentang semua yang benar, semua yang mulia dst..rasanya juga pernah dialami oleh semua ‘calon’, entah calon pelajar/mahasiswa, calon pegawai/pekerja, calon imam/bruder/ suster, calon pejabat atau kepala daerah atau pemimpin, dst.. Dengan kata lain kita semua telah memiliki pengalaman memikirkannya serta mengusahakannya, maka hendaknya jangan berhenti berpikir tentang semua yang benar. semua yang mulia, dst.. dalam tugas pekerjaan dan panggilan atau jabatan dan fungsi yang anda miliki saat ini. Kita semua dipanggil untuk menghayati impian Yesaya ini: “Aku hendak menyanyikan nyanyian tentang kekasihku, nyanyian kekasihku tentang kebun anggurnya: Kekasihku itu mempunyai kebun anggur di lereng bukit yang subur.Ia mencangkulnya dan membuang batu-batunya, dan menanaminya dengan pokok anggur pilihan; ia mendirikan sebuah menara jaga di tengah-tengahnya dan menggali lobang tempat memeras anggur; lalu dinantinya supaya kebun itu menghasilkan buah anggur yang baik, tetapi yang dihasilkannya ialah buah anggur yang asam.”(Yes 5:1-2)

Kita semua adalah yang terkasih dan dengan demikian yang lain, siapapun adalah ‘kekasihku’. Marilah hidup hidup saling mengasihi agar cara hidup dan cara bertindak kita ‘menghasilkan buah anggur yang baik’, apa-apa yang baik sehingga kita semua di dalam keadaan baik, sehat wa’afiat dan segar bugar baik secara phisik maupun spiritual, cerdas beriman. Allah telah menciptakan bumi seisinya dalam keadaan baik adanya, maka marilah bumi dan segala isinya kita rawat dan kelola atau urus sebaik mungkin demi kebahagiaan dan kesejahteraan seluruh umat manusia di bumi ini.

“Mengapa Engkau melanda temboknya, sehingga ia dipetik oleh setiap orang yang lewat? Babi hutan menggerogotinya dan binatang-binatang di padang memakannya. Ya Allah semesta alam, kembalilah kiranya, pandanglah dari langit, dan lihatlah! Indahkanlah pohon anggur ini, batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu” (Mzm 80:13-16)

May 6, 2008

BENCI

Filed under: Uncategorized — bennyrossa @ 2:39 am

Aku benci…

Kalau kamu berbohong

Kalau kamu mencuri

Kalau kamu menyembunyikan

Kalau kamu mengambil

Sangat benci…

Sampai membuat panas

Sampai enggan berkata

Sampai enggan melihat

Sampai enggan tersentuh

Benci sekali…

Pergi saja kamu sekarang

Kamu tidak menghargai

Kamu tidak memberitakan

Tak ada lagi kehangatan

Dingin telah menjadi kutub

Aku tidak butuh kamu

Masih banyak orang lain

Kamu bukan orang penting

« Previous PageNext Page »